Indonesign Weblog

Laju pertambahan penduduk yang eksponensial dan penyediaan sumber energi fosil yang semakin berkurang adalah salah satu faktor penyebab timbulnya krisis energi.

Untuk mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi fosil maka beberapa negara telah banyak melakukan berbagai macam inovasi, hingga akhirnya teknologi baru tersebut matang untuk dipasarkan.
Antara lain dapat dilihat pada thread berikut.

http://kaskus.us/showthread.php?t=1106827

Pentingnya kemampuan negara untuk menganalisa jenis teknologi energi-alternatif mana yang akan diterapkan akan sangat mempengaruhi perkembangan dan masa depan teknologi tersebut.
Ketidakcermatan dalam pemilihan teknologi justru akan menempatkan kita sebagai negara PENDONOR atau ladang penyediaan bagi negara maju. Yang pada akhirnya malah akan menghancurkan potensi yang dimiliki.
Seperti banyaknya penggundulan hutan untuk dijadikan ladang perkebunan minyak sawit sebagai pemasok Industri BIOFUEL.!!


19 October 2007. KUALA CENASKU AREA, RIAU PROVINCE, SUMATRA, INDONESIA.

Selain faktor potensi alam dan faktor ramah lingkungan, faktor lain yang harus diperhatikan adalah mahal atau tidaknya teknologi tersebut.


Pembangkit listrik dengan pemanfaatan gerakan udara panas ( Das Aufwindkraftwerk/ Thermikkraftwerk/ Solar Chimney).

Dalam bukunya yang berjudul “Das Aufwindkraftwerk” Prof.Jörg Schleich, Professor di Universitas Stuttgart-Jerman, menjabarkan tentang teknologi mudah dan murah yang dapat dikembangkan dinegara berkembang.
Terlepas dari tujuan buku tersebut yang tidak lain adalah untuk mengurangi laju pertambahan penduduk di negara berkembang, yang akhirnya dapat memicu arus imigrasi ke negara maju, saya melihat teknologi ini ada kemungkinan dapat dikembangkan di indonesia.

Teknologi ini menggunakan prinsip yang sama seperti pembangkit listrik tenaga air, hanya sebagai media udara lah yang digunakan untuk menggerakan turbin.

Bagaimanakah prinsip kerjanya??

Pembangkit listrik ini membutuhkan tiga macam komponen dasar, yang terdiri dari
-Atap ( dari gelas atau kaca, sebagai kolektor sinar matahari )
-Turbin
-Cerobong (chimney)

perhatikan gambar berikut.

Spoiler for :

Licht = cahaya (matahari)
Lichtdurchlassiges Dach= atap yang tembus cahaya
Luftstrom= aliran udara
Kamin= cerobong

Prinsip Kerja

Udara dalam atap ( kaca) akan dipanaskan oleh cahaya matahari.
Dalam ilmu Fisika, dikenal suatu hukum apabila udara dipanaskan, maka molekul udara tersebut akan bergerak lebih cepat dan saling bertabrakan hingga volumenya menjadi lebih besar.Karena jumlah molekulnya sama, maka kepadatannya (Rho) menjadi lebih rendah, akibatnya masa udara menjadi lebih ringan dan akan mengalir keatas.

Lalu udara panas ini akan mengalir masuk kedalam cerobong.
Didalam cerobong, udara ini memiliki masa jenis yang rendah, akibatnya tekanan udara dibawahnya menjadi lebih kecil dibandingkan tekanan udara luar, sehingga ada “efek yang menarik” udara masuk kedalam cerobong. Efek ini menambah kecepatan aliran udara kedalam cerobong.
Dalam ilmu Fisika efek ini dikenal dengan nama natural draft (chimney effect).

Spoiler for :

Chimney Effect

Semakin tinggi cerobong maka semakin besar efek yang dihasilkan!

Aliran udara didalam cerobong otomatis akan menggerakan turbin yang terdapat dalam cerobong (lihat gambar dibawah).
Turbin akan dihubungkan dengan generator, sehingga dapat membangkitkan energi listrik.

Energi listrik yang dihasilkan adalah energi yang ramah lingkungan, karena dalam proses ini tidak terjadi pembakaran sehingga tidak terdapat gas buang (CO2).

Besarnya energi sinar matahari

Spoiler for :

Dari keseluruhan sinar matahari yang dipancarkan, 19 %nya diserap oleh atmosphere dan awan ,26% akan dipantulkan kembali ke angkasa dan sisanya( 55%) datang kebumi sebagai pancaran sinar langsung (direct radiation)atau pancaran sinar diffusi (akibat terhalang oleh gumpalan awan).
Total dari pancaran sinar langsung dan sinar diffusi dikenal dengan nama global radiation.
Dari 55% itu, 4% akan dipantulkan dan selebihnya (51%) akan diserap oleh permukaan bumi (termasuk lautan).
Sinar matahari memiliki intensitas energi sekitar 1370 W/m² (tergantung dari rendah tingginya permukaan, sudut jatuh). Konstanta ini dikenal dengan “solar constant“.


global radiation negara Jerman

Spoiler for :

Direktstrahlung = direct radiation
Difusstahlung = diffuse radiation
global radiation untuk kota Würzburg,Jerman- rata-ratanya perhari.
Spoiler for :

Output of measured global radiation and computed global radiation computed by Rayman for the 2. July 1999 in Freiburg, Jerman -selama 24 jam.


The World global Solar Energy Map

Keuntungan lain dari teknologi ini adalah dari segi pemanfaatan sinar matahari, dimana pemanasan udara tidak hanya tergantung terhadap curah sinar matahari langsung (direct radiation), tapi juga terhadap sinar diffusi (diffuse radiation). Sehingga alat dapat berfungsi walaupun langit tengah diselimuti awan. Selain itu permukaan bumi menyimpan panas (51%) dan akan disalurkan kembali pada malam harinya, sehingga alat dapat menghasikan listrik selama 24 jam!!

Prototype
Tahun 1981 mulai dibangun prototip di Manzanares, terletak 150 Km selatan dari kota Madrid (Spanyol). Tahun 1986 prototip selesai dibangun dan mulai beroperasi.
Dengan rincian protoptip sebagai berikut,
-Atap kaca berdiameter 240 meter.
-Tinggi cerobong 195 meter dengan diameter cerobong 10 meter, cerobong terbuat dari besi.
-Turbine, Vertikal turbin dengan 4 rotor

Spoiler for :

Prototip di Manzanares,Spanyol

Prototip untuk tujuan studi hanya dioperasikan selama 3 tahun.
Prototip dioperasikan 32 bulan terus menerus.
Listrik yang dihasilkan sebanyak 50 Kw. ( cukup untuk 50 rumah, tiap rumah 1.000 watt)!!
Selebihnya Prototip masih terus menghasilkan listrik selama tujuh tahun.
Tahun 1989 cerobong rubuh diakibatkan badai angin.

Dengan ukuran diameter atap yang mencapai beberapa kilometer dan tinggi cerobong yang mencapai 1000 meter dapat dihasilkan listik sebesar 100-200 Mw!!

Untuk membuktikan berfungsinya teknologi tersebut, mahasiswa jurusan teknik Universitas Braunschweig-Jerman memperagakan demo pembuatan solar chimney.

Spoiler for :

Dengan memanfaatkan sinar matahari diatas bidang tanah seluas 2×2 Meter, turbin dapat berputar dengan kecepatan hingga 1.000 rpm.

Proyek masa depan
Perusahaan Australia Enviromission yang bergerak dalam bidang energi alternatif, merencanakan akan merealisasikan pembangunan solar chimney terbesar di dunia. Dengan tinggi cerobong yang mencapai 1 Km, dan atap gelas sebagai kolektor sinar matahari seluas 13 Km^2 bangunan ini akan
menelan biaya sebesar 342 juta dollar(? aus atau us dollar).
Daya listrik yang dihasilkan diperkirakan mencapai 200 Mw dan diperkirakan akan memenuhi kebutuhan listrik sebanyak 200.000 rumah ( 1 rumah = 1.000 Watt)!!


Variasi dari solar chimney

-Floating Solar Chimney
menggunakan prinsip yang sama, hanya cerobong bersifat fleksibel.

Spoiler for :

-Vortex Engine

menggunakan prinsip yang sama, hanya aliran udara panas akan dibuat berputar.


Setelah melihat kemudahan dari teknologi tersebut, tentunya sekarang timbul pertanyaan, cocokkah teknologi ini untuk diterapkan di Indonesia??


Indonesia


Indonesia adalah negara yang beriklim tropik, dimana temperatur sepanjang tahun konstan, dengan suhu udara rata-rata 27°C.


Suhu udara rata-rata dalam setahun.


Tag = siang
Nacht = malam
sonne/tag lamanya matahari bersinar dalam 1 hari
Regentage = banyaknya hari hujan dalam sebulan

Spoiler for :

The maps show the geographical distribution of the solar radiation incident on the earth’s surface each year

Kalau kita lihat gambar diatas (spoiler), Indonesia memiliki curah matahari global yang tidak terlalu tinggi tapi juga tidak rendah. Dibeberapa tempat hanya sebesar 1050 Kwh/m^2, dilain tempat bisa mencapai 2100 kwh/m^2 pertahun.

Menurut Prof.Jörg Schleich teknologi ini akan berfungsi bagus pada tempat dengan curahan sinar diatas 1950Kwh/m^2
dan akan sangat bagus pada tempat diatas 2200 Kwh/m^2.

Jadi pada beberapa tempat di Indonesia alat ini akan berfungsi bagus!!

Sekalipun dibawah nilai-nilai tersebut satu hal yang harus kita ingat adalah sinar matahari itu kita dapatkan secara GRATIS!


Apakah teknologi tidak menghabiskan lahan??

Kalau dibangun secara besar seperti di Australia itu jelas, tapi kenapa kita tidak bangun dalam skala kecil dan banyak, seperti prototip di Spanyol, atau mungkin lebih kecil lagi.
Sehingga desa-desa terpencil dapat menikmati energi listrik. Selain itu bangunan energi-alternatif (dengan menggunakan efek rumah kaca) dapat diintegrasikan dengan usaha masyarakat setempat, seperti pengeringan padi, pengeringan kopi atau perkebunan misalnya.

Dapatkah anda bayangkan berapa cepat proses pengeringan kopi bila dimasukkan ke dalam rumah kaca?

Spoiler for :

Pengeringan Kopi
Spoiler for :

Rumah Kaca


Bukankah ini sekaligus dapat menaikan produktifitas dan taraf kehidupan mereka!!

Siapa lagi yang akan merubah nasib bangsa ini, kalau bukan bangsa kita sendiri! MERDEKA!!

Sumber:
http://www.fv-sonnenenergie.de/filea…2002_05_03.pdf
http://www.roperld.com/science/Energy.htm
http://en.wikipedia.org/wiki/Sunlight#Solar_constant
http://www.m-forkel.de/klima/strahlungshshlt.html
http://www.mif.uni-freiburg.de/rayman/description.htm
http://www.energieinfo.de/eglossar/node6.html
http://de.wikipedia.org/wiki/Thermikkraftwerk
http://www.rise.org.au/info/Applic/Solarpump/index.html
http://www.geni.org/globalenergy/lib…solarbig.shtml
http://alt-e.blogspot.com/2004/08/solar-chimney.html
http://www.floatingsolarchimney.gr
http://vortexengine.ca/AVE_FAQ.shtml#purpose_chimney

Neraka Yang Akan Datang.. Lihat Dulu Gejala2nya.. !!

Dawn strikes the mountains rising above St. Mary’s Lake in Montana’s Glacier National Park. When the park was created in 1910, it had 150 glaciers. Now it has 30 glaciers, significantly reduced in size.

Many of the world’s freshwater glaciers are shrinking, as warming temperatures melt them away. Some have disappeared all together. The glaciers on both Mount Everest and Mount Kilimanjaro are among those glaciers noticeably decreasing as temperatures climb, causing lower-lying towns considerable worry.

Adélie penguins toddle along the ice. Inhabitants of Antarctica, these penguins are experiencing mixed impacts from global warming, depending on their location on the continent.

Global warming appears to be negatively affecting penguins living on the Antarctic Peninsula, because melting ice is decreasing the availability of food, causing the birds to swim longer distances to find sustenance. In more southerly regions, ice is melting faster, giving the penguins earlier access to food in the spring, which in turn increases their reproduction rate.

Global warming also appears to be affecting other bird species, including emperor penguins, rosy finches, and tawny owls.

An aerial view shows Male, the capital city of the Maldive Islands in the Indian Ocean.

Many heavily populated areas, including Florida in the U.S., are looking to their coastlines with increasing concern as sea levels rise. But perhaps none have taken it so seriously as Male. With a maximum elevation of only 8 feet (2.4 meters), any rise in sea level is likely to engulf currently inhabited ground. In response to this impending threat, the city has built a seawall around the capital.

A partly bleached coral reef is blindingly white next to healthy coral. Rising ocean temperatures, one of the many effects of global warming, are threatening coral reefs around the world. In response to the warming temperatures, a process known as bleaching occurs. Although bleaching doesn’t kill coral reefs, they become more vulnerable to diseases.

Warming oceans may also be decreasing the level of phytoplankton, a natural absorber of carbon dioxide.

In Barrow, Alaska, the northernmost U.S. town, a solitary figure walks near a snow-covered house and boat. Living 335 miles (539 kilometers) above the Arctic Circle, the 1,800 residents of this predominantly Eskimo settlement do not see the sun from late November until January.

The Poles are warming at a rate much faster than the rest of the planet. Average temperatures in Barrow have increased by 4°F (2.5°C) over the last 30 years. In western Canada and eastern Russia, temperatures are also up 4°F to 7°F over the last 50 years, a rate nearly double the global average. The warming temperatures in Siberia may dry out peat bogs, which are natural carbon sinks that can help to offset fossil fuel emissions.

A polar bear walks across rocky ground near Wager Bay, Canada. Perhaps the Arctic’s most charismatic megafauna, polar bears face serious threats from global warming. The bears depend on sea ice as a platform from which they can hunt seals, their main prey. As more sea ice melts and polar bears are left with rocky ground like that shown in the picture, hunting for food becomes increasingly difficult for these large mammals.

Like many other species, including the great white shark, polar bears appear to be moving northward as temperatures warm. Whether these species can outrun the warming temperatures is unclear, as some scientists say that global warming will lead to the extinction of millions of species, including polar bears, and many birds and amphibians, in the next 50 years.

A hurricane-damaged home in Gulf Breeze, Florida.

Thousands of Pensacola area residents were displaced from their damaged homes following Hurricane Ivan in October of 2004.

Scientists suggest that climate change may be leading to more devastating and more frequent natural disasters, like hurricanes and floods. The 2004 hurricane season may already have convinced Florida residents, as they were hit by four powerful storms between mid-August and late September.

Algae fills a pool fed by Canada Glacier in the Dry Valleys region of Antarctica. With some experts forecasting the melting of half the Arctic’s summer sea ice by the century’s end, scientists are becoming increasingly concerned about the state of the Earth’s natural air conditioner.

If Greenland’s massive ice sheets were to melt, something that could occur over the very long term, they could raise the sea level by 23 feet (7 meters).

This graph below shows the record of global average temperatures as compiled by the Hadley Centre for Climate Prediction and Research of the UK Meteorological Office.

Carbon Dioxide Increasing in Atmosphere
The atmospheric levels of the greenhouse gas carbon dioxide, have increased since pre-industrial times from 280 part per million (ppm) to 377.5 ppm (2004

Carbon Dioxide Information Analysis Center), a 34% increase. Carbon dioxide concentrations in the atmosphere are the highest in 650,000 years. Carbon dioxide is a by-product of the burning of fossil fuels, such as gasoline in an automobile or coal in a power plant generating electricity.

Link dibawah ini adalah cara2 untuk mengurangi global warming
http://www.wikihow.com/Take-Action-t…Global-Warming

Efek2 Global Warming akan lebih kerasa oleh orang2 yang tinggal di tepi pantai.. Sea Level naik dan banjir pun menjadi satu hal yang tidak bisa dihindari..
Kalo gak dikurangi dari sekarang, gimana nasib anak cucu kita nanti? Masa kita mau liat mereka menderita karena ulah kita?

STOP GLOBAL WARMING FROM NOW
ON!!!

Article2 ini diambil dari source yang terpercaya jadi tidak ada yang dibuat2..
Saya tidak mengharapkan apa2.. Saya hanya mengharapkan kesadaran dari semua orang atas bencana besar yang akan datang ini..
Harap ditanggapi dengan baik yah..
God Bless U all..

eh ini gw mau menganalisa kenapa kotoran di jempol KAKI itu bau
ini menurut analisa gw ndiri loh

———————menimbang—————
1.Posisi kotoran yang nyempil di pojokan jempol KAKI
2.bau yang kurang sedap tercium dari jempol KAKI

———————memutuskan————–
1.bahwa tidak etis kalau bau ini tercium orang sekitar luw
2. gak keren kalo baunya najong banget

nah ini dia analisa gw

1. Jempol Kaki luw itu bagian biologis yang mengeluarkan keringat yang
aslinya secara kimiawi ph-nya asam
2 ketika keringat bercampur dengan debu dan kotoran itu akan terjadi reaksi
penumpukan kotoran yang akan membuat debu menjadi padat dan berkumpul di sela-sela jempol kaki luw.
3. nah setelah berkumpul otomatis itu menjadi sarang bakteri yang akan membuat kaki lu semakin nggak higienis…
4.setelah proses ini maka akan terjadi pembusukan disebabkan oleh gas AMONIA atau NH4 yang dihasilakan oleh bakteri yang idup di jempol kakilu
5. nah bayangin kalo kaki lo ada berjuta2 bakteri trus lu bungkus kaki lu dengan kaos kaki..beuh,, bakteri itu akan semakin bereproduksi banyak..
6. akibatnya konsentrasi gas NH4 yang terkumpul akan semakin banyak …

makanya kaskuser yang kakinya sering pake sepatu & berkeringat sering rendem deh di air hangat biar tu bakteri pada mokat
trus rajin brsiin kuku biar kotoran nya ga jadi rumah buat bakteri ntu
trus biasakan segera lepas sepatu ato kaos kaki yang udah mulai busuk baunya
oke mungkin itu ajah pemikiran n tips dari gw moga berguna

Socotra is a tiny archipelago of four islands and islets in the Indian Ocean off the coast of the Horn of Africa, about 350 kilometers south of the Arabian peninsula. It is apparently one of the most remote land mass on the earth. Like the Galapagos Islands, this island is teeming with 700 extremely rare species of flora and fauna, a full 1/3 of which are highly unique and found nowhere else on the earth. Socotra is home to more than 800 species of plants where the climate is harsh, hot and dry. Check the amazing glories of mother nature.












dapet info nih gan…..

Krisis keuangan yang terjadi di Amerika Serikat dianggap justru dapat mendatangkan krisis yang lebih dahsyat di Indonesia, dibandingkan di negara asalnya. Sebab sudah ada gejala-gejala yang menunjukkan indikasi ke arah tersebut.

Krisis keuangan yang terjadi di Amerika Serikat dianggap justru dapat mendatangkan krisis yang lebih dahsyat di Indonesia, dibandingkan di negara asalnya. Sebab sudah ada gejala-gejala yang menunjukkan indikasi ke arah tersebut.

Ekonom INDEF Iman Sugema mengatakan, salah satu indikasinya adalah laju penurunan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang jauh lebih besar dibandingkan laju penurunan di Dow Jones AS.

“Laju penurunan di BEI sekarang jauh lebih besar dibandingkan laju penurunan di AS sekalipun. Indonesia 47,1 persen saham terkoreksi dari nilai saham tertinggi. Dow Jones hanya 30 persen. Thailand waktu itu (krisis 1997-1998) depresiasinya hanya sekitar 30 persen, Indonesia 70 persen,” katanya dalam diskusi di Gedung DPR, Jumat (10/10).

Indikasi lainnya, suspensi yang dilakukan di BEI selama tiga hari ini, menurutnya langkah yang tak dilakukan AS sebagai negara yang menjadi sumber krisis. “Di Indonesia, krisis ini lebih dahsyat dibanding AS sendiri dan Eropa. Oleh karena itu, harap perhatikan hal-hal seperti ini jangan dianggap enteng,” ujar dia.

Sehingga, lanjutnya, sangat salah apabila pemerintah mengatakan fundamental Indonesia akan aman-aman saja, dan tidak akan berpengaruh terhadap kemiskinan.

Pemicu krisis tahun 1997-1998 juga dikatakan Iman sama dengan pemicu krisis yang terjadi pada tahun ini, yaitu faktor eksternal. Krisis keuangan global bermula dari AS. Kredit perumahan di negeri itu macet dan membuat banyak firma keuangan bangkrut seperti Lehman Brothers dan Washington Mutual.

Pernyataan Iman itu, diamini oleh ekonom ECONIT Hendri Saparini. Bahkan Ia mengatakan, selama ini pemerintah menggunakan paradigma yang salah dengan mengikuti konsensus Washington, sehingga tidak ada kebijakan yang mampu diambil pemerintah.

Karena itu, Hendri menyarankan, pada kondisi seperti saatnya pemerintah dapat menunjukaan keberpihakannya kepada kelompok menengah bawah.”Tahun 1998 kelompok menengah bawah mengalami krisis tapi yang mengalami recoveri paling cepat adalah kelompok menengah atas, hal itu tidak boleh lagi terjadi,” ujarnya.

Selain itu, Ia menambahkan, Pemerintah harus bisa memilih kebijakan yang dapat memperkecil resiko ekonomi. Karena perlu melakukan restrukturisasi, sebab selama ini realisasi budget sangat lemah. “Pemerintah harus merevisi asumsi makro ekonomi jangan sampai terjadi kesalahan yang sangat fatal,” pungkasnya. (novel)

kami hanya menyampaikan berita yang lagi menghebohkan dunia dimana kedatangan Mahluk Luar Angkasa dari Galaksi Pleides yang mempunyai perkumpulan Bernama Federasi Cahaya atau Dengan nama lain The Federation Of Light.

Tapi sebelum tanggal 14 oktober juga dikatakan akan terjadi getaran tremor dari dalam bumi yang dapat menyebabkan Gempa bumi kecil di hal ini juga kami belum mengetahui kebenarannya jadi mari kita buktikan kebenarannya bersama ceritanya .

Jika anda ingin mencari berita lebih lanjut silakan Klik Link di bawah ini :
http://www.10-14-08.blogspot.com/
http://lightworkers.org
http://www.lightparty.com
http://www.galacticmessages.com/blog/
http://www.escapetheillusion.com/blog/
http://www.treeofthegoldenlight.com/
http://www.blossomgoodchild.com/

Kami disini hanya menyampaikan pesan saja untuk benar apa tidaknya kami tidak mengetahuinya , kami cuma berharap ini bisa menjadi pengalaman baik untuk kita semua untuk mencari kebenaran dari beritanya jika anda merasa kurang percaya dengan pesan nya anda bisa tunggu pas waktu tgl 14 Oktober 2008 nah disitu waktu kan bisa buktikan kebenaran dari pesannya benar apa tidak.

Untuk anda yang sudah familiar dengan youtube.com silakan anda cari dengan keyword : Federation of light , october 14th , blossom goodchild dan galactic federation of light , silakan anda mencarinya sendiri atau googling sendiri banyak kok link yang lainnya jadi kami hanya menyampaikan pesan saja.

WASHINGTON,SENIN-Jika pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan di bawah 6 persen, pemerintah akan menggunakan pinjaman siaga atau standby loan yang akan diberikan Bank Dunia tahun 2009 sebesar 2 miliar dollar AS.

Bank Dunia telah mengindikasikan kesediannya untuk memberikan pinjaman siaga itu setelah sebelumnya dilobi oleh Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Paskah Suzetta yang secara khusus mengadakan pertemuan bilateral dengan Managing Director Bank Dunia Jose Daboub, dan Wakil Presiden Bank Dunia untuk Wilayah Asia Timur dan Pasifik, James Adams, di Washington DC, Amerika Serikat, Sabtu pagi hingga sore waktu setempat atau Minggu (12/10) waktu Jakarta.

Dalam Rancangan APBN Tahun 2009, asumsi pertumbuhan ekonomi Indonesia ditetapkan 6,3 persen. Namun, kata Paskah, dengan adanya krisis keuangan di Amerika, asumsi pertumbuhan ekonomi ini akan direvisi dan akan dibicarakan lagi dengan Dewan Perwakilan Rakyat pada Senin (13/10). Pemerintah, lanjut Paskah, akan mengajukan usulan besarnya asumsi pertumbuhan ekonomi pada tahun 2009 antara 6,1 persen hingga 6,2 persen. Disamping itu, pemerintah juga akan menyusun skenario terburuk angka pertumbuhan ekonomi tahun 2009 dibawah 6 persen.

Selain akan memberikan pinjaman siaga, Bank Dunia juga akan mengupayakan untuk mengkoordinasikan penggalangan dana sebesar 3 miliar dollar AS dari lembaga keuangan multilateral maupun bilateral untuk membantu Indonesia dalam menghadapi imbas dari krisis pasar keuangan global.

Bank Pembangunan Islam (IDB) juga mengindikasikan kesediannya memberikan pinjaman siaga untuk membantu pemerintah Indonesia dalam menghadapi krisis pasar uang global dan membeli Sukuk yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia, tambah Paskah.

Selain akan memberikan pinjaman siaga, jelas Paskah, pada tahun 2009 Bank Dunia juga akan meningkatkan pinjaman program dan refinancing yang sedang berjalan dari semula 1,4 miliar dollar AS menjadi 1,9 miliar dollar AS. Pinjaman siaga dari Bank Dunia ini, ditujukan untuk mengantisipasi krisis, dan kemungkinan terjadinya penurunan pertumbuhan ekonomi pada tahun depan, serta untuk memperkuat pasar domestik.

Kesediaan Bank Dunia dan lembaga keuangan internasional untuk memberikan pinjaman siaga setelah adanya lobi yang dilakukan delegasi RI melalui sejumlah pertemuan bilateral di sela sidang tahunan Dana Moneter Internasional (IMF)-Bank Dunia di Washington Amerika, tanggal 10-13 Oktober 2008.

Delegasi Indonesia selain dihadiri para pejabat dari Bappenas, Depkeu, dan Departemen Luar Negeri, juga dihadiri Deputi Gubernur BI Hartadi A. Sarwono. Namun, dia tidak hadir saat jumpa pers dengan wartawan Indonesia di Kedutaan Besar RI di Washington AS.

Menurut Paskah, pada sidang tahunan Dewan Gubernur IMF-Bank Dunia ini, pihaknya berperan sebagai pimpinan delegasi RI. “Pada umumnya, lembaga keuangan internasional memberikan respon positif terhadap langkah-langkah pemerintah Indonesia dalam menghadapi imbas dari krisis pasar keuangan global,” katanya.

Categories

Archives

Recent Comments

Blog Stats

  • 3,156 hits

Top Posts

Top Clicks

  • None
December 2016
M T W T F S S
« Oct    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031